Ada berbagai situasi yang menyebabkan orang mempunyai aura gelap, sehingga perlu dibersihkan. Aura yang gelap akan membuat kita nampak kurang menarik, tidak disukai, di jauhi sehingga berdampak pada karier, pekerjaan, pergaulan, yang berimbas pada seretnya rizki.
Ada berbagai macam-macam penyebab aura gelap, pertama dari pikiran. Untuk itu perlu di diskusikan masalah yang sedang di hadapi untuk dibantu mengatasi permasalahan tersebut.
Penyebab kedua adalah faktor eksternal, bisa dari kiriman atau karena dimasukkan, baik secara sengaja atau tidak sebagai sumber aura negatif. Penanganan kasus ini perlu dilihat secara cermat. Kalau karena (penyakit) kiriman, penanganan lebih sederhana, bisa di netralisir dengan minyak neraka baik penyakit non medis maupun mahluk (khodam) yang masuk tanpa di kehendaki.
Apabila karena adanya khodam di dalam badan, maka penanganan akan berbeda, karena harus didiskusikan, untuk tujuan apa makhluk itu dimasukkan ke badan, kalau memang diperlukan untuk memperlancar pekerjaan atau tuntutan profesi, maka diupayakan agar tidak lagi menimbulkan aura negatif, sedangkan apabila tidak diperlukan, maka dikeluarkan.
Selain pembersihan diri dari sumber aura negatif, untuk menstimulus pancaran aura positif, ada berbagai teknik yang bisa di gunakan. Alam mempunyai berbagai daya positif yang tersimpan di pepohonan, tanah, air, api, udara, bulan, dan daya ghaib yang tersimpan di atas awan, bisa ditransfer untuk memancing pancaran aura positif.
Yang instant, terkadang lebih menyukai apabila “diisi” dengan sumber daya dari makhluk ghaib. Khusus yang demikian, perlu konsultasi lebih mendalam agar tidak berdampak negatif. Karena tidak sedikit yang memberi pegangan atau isian, tanpa memberitahu apa wujudnya, dan bagaimana memeliharanya.